Kadisdik DS: Pelantikan 326 Kepala Sekolah dan Pengawas Sudah Sesuai Mekanisme

Foto: Kadisdik Deli Serdang, Yudy Hilmawan SE MM ketika berkonsultasi dengan Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan pada KemdikbudRistek, Dr Praptono di Jakarta, 31 Maret 2023 lalu.

RUBIS.ID, DELI SERDANG - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Deli Serdang, Yudy Hilmawan SE MM memastikan pelantikan kepala sekolah dan pengawas serta penilik sekolah yang dilakukan, pada Senin, 27 Maret 2023 telah memenuhi syarat.

Syaratnya, yaitu Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (PermendikbudRistek) No.40 Tahun 2021 yang diprioritaskan dari Guru Penggerak. Selain itu juga telah melalui proses asessment.

Namun, perlu diingat bagi yang telah memiliki sertifikat Guru Penggerak, hal tersebut hanya salah satu syarat yang harus dipenuhi, selain rekam jejak juga harus baik, seperti penilaian kinerja harus baik, memiliki kepribadian yang baik, dan sebagainya.

"Apabila tidak memenuhi rekam jejak yang baik, maka tidak dapat memenuhi syarat untuk diangkat sebagai kepala sekolah. Dan bagi guru reguler yang belum memiliki sertifikat Guru Penggerak dan telah diangkat sebagai kepala sekolah diberikan kesempatan satu periode (empat tahun)," jelas Yudy, Rabu (5/4/2023), menjawab perihal polemik pascapengangkatan dan pelantikan 326 kepala, penilik dan pengawas sekolah tersebut.

Ditegaskan Yudy, pihaknya juga telah melakukan konsultasi dan bertemu dengan Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan pada KemendikbudRistek RI di Jakarta, pada Jumat, 31 Maret 2023 lalu.

"Pada pertemuan itu dinyatakan oleh beliau, pelantikan dan pengangkatan kepala sekolah, penilik dan pengawas sekolah sudah sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Dan disampaikan juga, Guru Penggerak hanya salah satu syarat untuk diangkat menjadi kepala sekolah, pengawas sekolah atau jabatan lainnya. Selain memiliki rekam jejak yang harus baik, di antaranya kinerja yang baik, kepribadian yang baik, dan sebagainya," beber Yudy.

Bagi calon pengawas sekolah yang telah lulus Pendidikan dan Latihan (Diklat) Calon Pengawas (Cawas) Tahun 2022 yang diselenggarakan Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah (LPPKSPS) Solo, sambung Yudy, bisa dipertimbangkan untukndiangkat menjadi Pengawas Sekolah.

"Dan bagi aparatur sipil negara (ASN) yang tugas belajar dapat diangkat menjadi Pengawas Sekolah sepanjang tidak mendapatkan Tunjangan Penghasilan," tandas Yudy.

Terkait penonaktifan terhadap kepala sekolah, Yudy kembali menjelaskan, yang bersangkutan berdasarkan inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan didapati sekolah yang dipimpinnya itu tidak terurus, jorok, sampah berserakan di mana-mana, serta ketidakpedulian terhadap kondisi sekolah yang dipimpinnya.

"Dan telah diberikan Surat Peringatan kepada yang berdangkutan. Selanjutnya telah kami terjunkan tim untuk memeriksa laporan pertanggungjawaban dan didapati adanya temuan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan," pungkas Yudy.

Diketahui sebelumnya, Bupati menegaskan jika pelantikan yang diadakan di Balairung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang, pada Senin, 27 Maret 2023 lalu itu berdasarkan Surat Keputusan Bupati No.193 Tahun 2023, No.194 Tahun 2023, No.195 Tahun 2023, No.296 Tahun 2023, No.197 Tahun 2023 dan No.198 Tahun 2023, tanggal 24 Maret 2023 tersebut telah melalui proses asesmen yang dilakukan Dinas Pendidikan Deli Serdang, pada bulan Oktober 2022 lalu.

"Pelantikan yang kita laksanakan ini merupakan bagian dari upaya penataan dalam mewujudkan keoptimalan pendidikan yang unggul dan bermutu. Oleh karena itu, jabatan sebagai penilik, pengawas sekolah dan kepala sekolah merupakan jabatan strategis dan perpanjangan tangan Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang juga sebagai tumpuan pencapaian standar nasional pendidikan," kata Bupati.(Rel)

Komentar

Loading...