Komisi A DPRD Sumut Dukung FKDM Garda Depan Cegah ATHG Jelang Pemilu dan Pilkada 2024

RUBIS.ID, MEDAN - Komisi A DPRD Propinsi Sumatera Utara mendukung Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Sumut ikut berada di garda depan antisipasi ATHG, khususnya menghadapi Pemilu dan Pilkada 2024.

Hal itu dikemukakan Ketua Komisi A DPRD Sumut Mhd Andri Alfisah ketika memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pengurus FKDM Sumut di gedung DPRD Sumut di Medan, Rabu (5/10/23).

Menurut Andri sekecil apa pun ATHG (ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan) khususnya yang dapat mengusik kesuksesan Pemilu dan Pilkada 2024 harus diantisipasi sejak dini, sehingga lebih mudah dikendalikan.

“Selaku salah satu forum strategis bentukan pemerintah tentu FKDM harus diberdayakan optimal. Kami (Komisi A DPRD Sumut - red) mem-back sepenuhnya,” tegas Andri sungguh-sungguh.

Pengurus yang hadir pada RDP ini Plt Sekretaris FKDM Sumut Tunggul Ce Butar-butar SSiy mewakili Ketua Dr H Ismail Effendy MSi, Bendahara Erri Manto Damanik SE, Borkat Hasibuan SAg dan Ir Zulfikar Tanjung yang juga praktisi pers senior dan pimpinan media.

Tunggul Ce Butar-butar SSiy mengemukakan FKDM Sumut senantiasa siap memetakan isu tantangan ATHG dan residu pembangunan kepada pemerintah provinsi, termasuk menjelang Pemilu dan Pilkada 2024.

“Ini guna bahan pertimbangan mengambil kebijakan strategis. Melalui Badan Kesbangpol Sumut secara rutin disampaikan masukan kepada Pemprovsu,” ujarnya.

Sementara Borkat Hasibuan SAg dan Bendahara Erri Manto Damanik SE secara bergantian memaparkan beberapa kegiatan menonjol yang telah dilaksanakan oleh FKDM Sumut dengan melibatkan FKDM kabupaten dan kota. Semuanya difasilitas penuh dan baik oleh Badan Kesbangpol Sumut.

“Yang terbaru ini FKDM Sumut menggelar Sarasehan Optimalisasi Deteksi Dini Antisipasi ATHG Menjelang Pemilu dan Pilkada 2024 menghadirkan Gubernur Lemhannas, Gubsu, Pangdam I/BB dan Kapoldasu. Alhamdulillah berjalan baik,” ujar Tunggul Ce Butar-butar SSiy.

Ketua Komisi A DPRD Sumut Mhd Andri Alfisah menyatakan pihaknya sangat mengetahui dan memahami pentingnya keberadaan forum-forum strategis bentukan pemerintah ini.

“Kita akan terus dorong optimalisasi peran forum strategis hingga kepada keberadaan pendanaan operasional agar lebih representatif lagi. Untuk itu dalam waktu dekat pihaknya akan mengagendakan RDP dengan Badan Kesbangpol Sumut berasama forum-forum strategis yang ada di Pemprovsu,” ujarnya.

Dia mengakui tantangan residu pembangunan dan kemasyarakatan serta politik dan budaya dalam Peran Strategis Kewaspadaan Dini di Sumatera Utara akan semakin besar.

“Peran strategis dimaksud muaranya agar tercipta kestabilan pembangunan di tengah masyarakat Sumatera Utara yang dinamis dan heterogen,” ujarnya.

Dia berjanji akan ikut memfasilitasi jejaring deteksi dini FKDM semakin optimal dan juga mengagendakan mengikutsertakan FKDM Sumut dalam kunjungan mereka ke kabupaten dan kota yang belum ada FKDM-nya guna memotivasi agar dibentuk FKDM di kabupaten atau kota tersebut.

Borkat Hasibuan mengemukakan ada sekira 7 kabupaten kota yang belum ada FKDM-nya meski di kabupaten dan kota lain sudah lengkap hingga tingkat kecamatan dan ada yang sudah sampai tingkat desa antara lain Kabupaten Deli Serdang.(Red)

Komentar

Loading...