Pemkab Nisel Gelar Halal Bihalal Idul Fitri 1446 H
RUBIS.ID, NISEL - Pemerintah Kabupaten Nias Selatan menggelar halal bihalal hari raya Idul fitri 1446 Hijriah bersama masyarakat dan forkopimda, Jum'at, (4/4/2025) di lapangan Aula Pendopo Bupati Nias Selatan, Jl. Mohammad Hatta, Teluk Dalam.
Wabup Nisel, Ir. Yusuf Nache., ST.,MM dalam sambutannya mengucapkan selamat hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah kepada kaum muslimin dan muslimat. Pemerintah Kabupaten Nias Selatan menyelenggarakan halal bihalal ini sebagai tradisi budaya yang berakar dalam nilai-nilai kebersamaan, memupuk persaudaraan dan saling memaafkan.
Kegiatan halal bihalal ini diharapkan dapat memperkuat dan memupuk rasa persaudaraan menjaga keharmonisan, menjaga toleransi dan membangun komunikasi yang solid, membersihkan hati serta memulai kembali dengan hati yang bersih dan niat yang baik.
"Melalui kegiatan halal bihalal, mengajak seluruh elemen masyarakat mari kita wujudkan kabupaten nias selatan yang maju dan sejahtera, mari kita membuka lembaran baru, sekaligus menyatukan hati, menyatukan niat dan langkah juga ikhtiar serta tekad, saling mengingatkan dan saling membantu agar visi dan misi daerah kabupaten nias selatan dan mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur, berdaya saing, inovatif, berkelanjutan dan lestari berkeadaban dapat teraktualisasi secara baik dan tepat dalam pembangunan daerah kita tercinta ini, Nias Selatan rumah kita", ujar Yusuf Nache.
Diungkapkan Wabup bahwa kepemimpinan Sokhi-Yusuf sebagai bupati dan wakil bupati nias selatan telah berjalan satu bulan 15 hari dan secara bertahap beberapa harapan cita-cita dan keinginan masyarakat yang kami rangkumkan dalam visi dan misi akan kami wujudkan.
"Masih terlalu awal untuk menilai kinerja dan dan capaian perwujudan visi dan misi yang kami emban, kami akan tetap berkomitmen kami akan terus berkarya dan menjalankan amanah ini secara baik dan penuh tanggung jawab agar masyarakat dan daerah kita ini semakin maju dan sejahtera", pintanya.
Kepada seluruh masyarakat, aparat pemerintah, aparat keamanan kecamatan dan desa mari kita semua memperkuat sinergi kolaborasi dan akselerasi agar semua tantangan pembangunan dapat kita hadapi dan kita lalui bersama.
"Mari kita sambut masa depan dengan hidup berdampingan secara harmonis bekerja keras membangun segala sektoral memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan negara kekompakan dalam menjalankan tugas dan fungsi memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat serta mengedepankan nilai dasar berakhlak berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, adaptif dan kolaboratif", pungkas Yusuf Nache.
Sementara, Ustadz Tarmizi Baeha sebagai pendakwah pada acara tersebut menyampaikan halal bihalal memiliki makna yang mendalam dan menjadi momen penting untuk saling memaafkan dan mempererat hubungan antar umat Islam.
Hal ini juga menjadi sarana untuk menjalin integrasi antar bangsa dan negara, serta memperkuat tali silaturahmi. Halal Bihalal juga menjadi simbol dari pendekatan hidup rukun dan toleransi antar umat beragama.
"Halal Bihalal bukan sekadar tradisi keagamaan, tetapi juga kemanusiaan, kebangsaan, dan kemaslahatan bersama, tradisi ini menjadi simbol dari pendekatan hidup rukun dan toleransi antar umat beragama", kata ustadz Tarmizi.
Pada acara halal bihalal turut dihadiri sejumlah ustadz, pemuka agama, pendeta, pastor dan unsur Forkompimda serta kaum muslimin dan muslimat se-kabupaten nias selatan. (Ikhtiar Wau)




Komentar