Ivan Suaidi Hidupkan Semangat Siswa MTsN 1 Medan: ‘Senjata Terhebat Adalah Kemauan!’

RUBIS.ID, MEDAN — Suasana Jumat pagi di MTsN 1 Medan terasa berbeda. Udara semangat dan haru menyelimuti halaman madrasah ketika Ivan Suaidi, salah satu alumni terbaik yang kini dikenal sebagai figur inspiratif nasional, pulang ke almamaternya untuk berbagi motivasi dan cerita perjuangan.

Dua belas tahun lalu, Ivan hanyalah seorang siswa yang aktif dan berjiwa pemimpin bahkan sempat menjabat sebagai Ketua OSIM MTsN 1 Medan tahun 2010. Kini, ia kembali sebagai sosok yang menginspirasi banyak orang: Direktur dan CEO KAMI Kompeten, Asesor BNSP RI,Trainer, Dosen, dan Penulis.

Kehadiran Ivan di madrasah disambut hangat oleh Kepala MTsN 1 Medan, Drs. H. Syakhrim Harahap, M.Pd., serta jajaran guru dan ratusan siswa. Dalam sambutannya, Syakhrim mengungkapkan rasa bangganya atas kiprah sang alumni.

“Kami bersyukur memiliki alumni seperti Ivan Suaidi yang bukan hanya sukses secara karier, tapi juga tetap ingat dengan madrasahnya. Semoga kehadirannya menjadi inspirasi nyata bagi seluruh siswa untuk berani bermimpi dan berusaha,” ujar Syakhrim kepada wartawan, Jumat (24/10).

Sementara itu, Waka Kesiswaan Rusdian Effendi, S.Pd., M.Pd., menambahkan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari program OSIM MTsN 1 Medan yang bertujuan mempererat hubungan antara alumni dan siswa.

“Melalui kunjungan seperti ini, siswa bisa melihat langsung contoh nyata bahwa kerja keras dan integritas membawa hasil,” ungkapnya.

Tepat setelah pembacaan Asmaul Husna, sekitar pukul 08.00 WIB, Ivan Suaidi naik ke panggung sederhana di halaman madrasah. Dengan gaya yang hangat dan penuh energi, ia membuka sesi motivasi dengan pesan yang menggugah.

“Adik-adik, jadikan dirimu berharga. Milikilah kemauan untuk maju dan peliharalah kejujuran. Di mana pun kalian berada, karakter itulah yang akan membawa kalian menuju kesuksesan,” tutur Ivan yang disambut tepuk tangan meriah para siswa.

Ia kemudian menegaskan kalimat yang menjadi sorotan hari itu:

“Senjata yang paling hebat bukan uang, bukan jabatan tapi kemauan. Banyak orang yang mampu tapi tidak punya kemauan. Tapi kalau kamu punya kemauan, kamu akan mencari jalan, bahkan di tengah keterbatasan.”

Sorotan mata para siswa yang berbinar menjadi bukti betapa pesan itu menancap di hati mereka. Tak sedikit guru yang tampak haru melihat mantan siswanya kini berdiri di depan panggung, menjadi sosok teladan bagi generasi penerus madrasah.

Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang nostalgia, tetapi juga momentum kebangkitan semangat belajar dan keyakinan diri bagi siswa-siswi MTsN 1 Medan. Melalui kisah hidupnya, Ivan Suaidi membuktikan bahwa mimpi besar selalu dimulai dari niat dan kemauan yang kuat.

“Dari madrasah ini saya belajar arti disiplin dan ketulusan. Semua kesuksesan berawal dari sini,” tutup Ivan dengan senyum penuh makna.(*)

Komentar

Loading...