Suport Ketum PP AMPG Said Aldi Al Idrus, Dedi Milaya: AMPG Hadir untuk Kemanusiaan, Bukan Sekali Datang Lalu Pergi

Ket Foto: Ketua AMPG Sumut, Dedi Milaya, bersama jajaran pengurus turun langsung membagikan ratusan paket sembako kepada warga terdampak banjir sebagai bentuk aksi solidaritas kemanusiaan.(Dok.Ist)

RUBIS.ID, MEDAN — Upaya penanganan bencana banjir di sejumlah wilayah Sumatera Utara terus mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Pada hari kedua aksi kemanusiaan, PD Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Sumatera Utara kembali menyalurkan ratusan paket sembako kepada warga terdampak banjir di empat titik lokasi, Minggu (30/11).

Bantuan tersebut berasal dari Pimpinan Pusat (PP) AMPG sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Adapun wilayah penerima bantuan meliputi:

Kelurahan Sungal, Kelurahan Helvetia, Desa Paya Geli, Desa Tembung

Ratusan paket sembako dibagikan langsung kepada masyarakat untuk membantu memenuhi kebutuhan harian selama masa pemulihan banjir.

Ketua AMPG Sumut, Dedi Milaya, menegaskan bahwa kehadiran AMPG di tengah masyarakat bukan sebatas penyerahan bantuan, tetapi wujud komitmen kemanusiaan.“Bencana ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi panggilan kemanusiaan bagi kita semua. Karena itu AMPG Sumut akan terus turun ke lapangan, memastikan bantuan tepat sasaran dan langsung diterima masyarakat yang terdampak,” ujar Dedi Milaya.

Dalam kesempatan tersebut, ia menambahkan bahwa AMPG berkomitmen untuk terus berada di sisi masyarakat hingga masa pemulihan benar-benar selesai. “Kami tidak ingin hanya datang sekali lalu pergi. AMPG Sumut akan terus mengawal proses pemulihan hingga masyarakat benar-benar kembali pulih. Ini adalah komitmen moral kami.” ujar Dedi.

Dedi juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak untuk mempercepat pemulihan daerah terdampak. “Bencana ini mengajarkan kita bahwa solidaritas adalah kekuatan terbesar. Pemerintah, masyarakat, organisasi kepemudaan, dan relawan harus bersatu. Kolaborasi adalah kunci percepatan pemulihan.” pungkasnya.

Dalam pesannya kepada warga yang terdampak banjir, Dedi memberikan dorongan semangat agar masyarakat tetap kuat menghadapi ujian ini. “Kami memahami betapa berat cobaan ini bagi warga. Tetapi masyarakat Sumut adalah masyarakat tangguh. Kita akan bangkit bersama, dan AMPG akan berdiri di barisan depan untuk membantu.” kata Dedi lagi.

Ia juga menegaskan bahwa penyaluran bantuan oleh AMPG tidak memiliki kepentingan politik. “Bantuan ini murni aksi kemanusiaan. Tidak ada kepentingan politik di dalamnya. Yang utama adalah kemanusiaan, karena keselamatan dan rasa aman masyarakat jauh lebih penting dari apa pun.” pungkasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan keberpihakan AMPG kepada seluruh lapisan masyarakat terdampak tanpa pengecualian.

“Tidak hanya warga yang mengungsi, tetapi juga lansia, anak-anak, dan keluarga yang kehilangan harta benda menjadi perhatian utama kami. Tidak boleh ada satu pun warga terdampak yang terabaikan.” tutupnya.

Selain penyaluran bantuan, AMPG Sumut memastikan akan terus memantau perkembangan situasi di lokasi-lokasi terdampak dan membuka ruang kolaborasi dengan instansi pemerintah maupun relawan lainnya untuk mempercepat proses pemulihan.

Aksi kemanusiaan AMPG Sumut dijadwalkan berlanjut dalam beberapa hari ke depan, menyesuaikan kebutuhan masyarakat di titik-titik bencana.(*)

Komentar

Loading...