BULOG Pecahkan Rekor Serapan Gabah Tertinggi Sepanjang Sejarah, Perkuat Swasembada Pangan 2025

Ket: Direktur Utama Perum BULOG (tengah) bersama jajaran meninjau stok dan kualitas beras dalam kegiatan penguatan rantai pasok pangan nasional, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan mendukung keberhasilan swasembada pangan 2025.(Dok.Bulog/ ist)

RUBIS.ID, JAKARTA — Perum BULOG menegaskan peran strategisnya sebagai instrumen negara dalam mengawal keberhasilan swasembada pangan nasional tahun 2025. Berperan sebagai stabilisator pangan sekaligus offtaker utama hasil panen petani, BULOG berhasil mencatatkan rekor penyerapan gabah tertinggi sepanjang sejarah.

Sepanjang tahun 2025, BULOG menyerap Gabah Kering Panen (GKP) sebanyak 4.537.490 ton, ditambah 6.863 ton Gabah Kering Giling (GKG), serta 765.504 ton beras. Dengan capaian tersebut, total pengadaan BULOG setara beras mencapai 3.191.969 ton.

Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari kehadiran aktif BULOG di lapangan dalam menyerap hasil panen petani.

“Kami turun langsung ke petani untuk memastikan gabah terserap dengan harga sesuai ketentuan pemerintah. Ini bukan sekadar angka, tetapi bentuk nyata keberpihakan negara kepada petani dan fondasi penting menuju swasembada pangan,” tegas Ahmad Rizal melalui press rilis, Jumat (9/1).

Ia menjelaskan, BULOG secara konsisten menyerap hasil panen petani dengan harga sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang berpihak pada kesejahteraan petani. Selain menjalankan fungsi pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), BULOG juga berperan menjaga keseimbangan pasokan dan stabilitas harga di pasar agar tetap kondusif, baik bagi petani sebagai produsen maupun masyarakat sebagai konsumen.

Lebih lanjut, Ahmad Rizal menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh ekosistem pangan nasional.
“Capaian ini tidak terlepas dari sinergi lintas sektor yang terus kami perkuat bersama pemerintah pusat dan daerah, petani, serta seluruh pemangku kepentingan. BULOG juga aktif membangun kolaborasi dengan BUMN dalam satu ekosistem pangan nasional yang terintegrasi,” ujarnya.

Selain itu, BULOG juga mengembangkan kolaborasi strategis dengan TNI dan Polri, khususnya dalam pemanfaatan fasilitas pergudangan guna menjamin keamanan, ketersediaan, serta kelancaran pengelolaan stok pangan nasional.

Atas kontribusi tersebut, peran BULOG dalam mendukung keberhasilan swasembada pangan 2025 mendapatkan apresiasi langsung dari Presiden Republik Indonesia. Apresiasi ini sekaligus memperkuat komitmen BULOG untuk terus menjaga stabilitas pangan nasional secara profesional, transparan, dan berkelanjutan. (*)

Komentar

Loading...