YBM PLN Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Bencana di Desa Batu Hula
Ket Foto: Penyerahan Sembako dan Alat masak untuk Dapur umum Desa Batu Hula.(Dok.PLN)
RUBIS.ID, TAPANULI SELATAN — Di tengah proses pemulihan pascabencana yang masih berlangsung, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Bantuan tersebut disalurkan melalui PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak bencana.
Bantuan yang diberikan berupa paket sembako dan peralatan dapur untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung dan diterima oleh Kepala Desa Batu Hula, M. Ali Nasution, pada 9 Januari 2026, sebagai perwakilan masyarakat.
Hingga saat ini, kondisi sosial dan ekonomi warga Desa Batu Hula belum sepenuhnya pulih akibat bencana yang melanda wilayah tersebut. Kehadiran bantuan ini dinilai sangat membantu warga dalam menjalani masa pemulihan.
“Pasca bencana, kehidupan warga kami masih dalam tahap pemulihan. Bantuan sembako dan peralatan dapur ini sangat membantu keberlangsungan hidup masyarakat. Atas nama warga Desa Batu Hula, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian PLN serta YBM PLN,” ujar M. Ali Nasution melalui press rilis, Selasa (13/1).
Bagi masyarakat setempat, bantuan tersebut tidak hanya bermakna sebagai pemenuhan kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi wujud empati dan kepedulian yang memberikan ketenangan serta semangat untuk bangkit. Kehadiran langsung manajemen PLN di desa mereka turut menumbuhkan optimisme bahwa proses pemulihan tidak dijalani sendiri.
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan YBM PLN merupakan bagian dari komitmen sosial PLN dalam mendampingi masyarakat terdampak bencana secara menyeluruh dan berkelanjutan.
“Kami memahami bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya tentang membangun kembali infrastruktur, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Melalui YBM PLN, kami ingin hadir untuk meringankan beban warga dan memastikan mereka tidak merasa sendiri dalam proses bangkit kembali,” ujar Mundhakir.
Ia menambahkan, nilai kepedulian dan semangat gotong royong menjadi fondasi penting dalam membangun ketahanan masyarakat pascabencana. PLN berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, aparat setempat, serta masyarakat agar proses pemulihan, baik dari sisi kelistrikan maupun sosial, dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.
Bagi warga Desa Batu Hula, bantuan ini menjadi simbol hadirnya harapan di tengah keterbatasan. Dengan dukungan pemulihan pasokan listrik yang berjalan beriringan dengan bantuan sosial, masyarakat optimistis dapat menata kembali kehidupan mereka secara perlahan namun pasti. (*)

Komentar