PLTM Sei Wampu 1 Resmi Beroperasi, Perkuat Transisi Energi Bersih dan Kelistrikan Sumatera Utara
Ket Foto: Penandatangan Berita Acara Commercial Operation Date IPP PLTM Sei Wampu 1 (2 x 4,5 MW).(Dok.PLN)
RUBIS.ID, MEDAN — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara resmi menandatangani Commercial Operation Date (COD) Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Sei Wampu 1 berkapasitas 2 x 4,5 megawatt (MW). Penandatanganan COD tersebut berlangsung pada Selasa, 3 Februari 2026 di Medan, menandai kesiapan pembangkit untuk beroperasi secara komersial dan terintegrasi dalam sistem kelistrikan Sumatera Utara.
PLTM Sei Wampu 1 yang berlokasi di Desa Kuta Gajah, Kabupaten Langkat, dikembangkan oleh PT Aek Simonggo Energy. Kehadiran pembangkit ini memperkuat bauran energi baru terbarukan (EBT) di wilayah Sumatera Utara sekaligus menjadi wujud nyata dukungan PLN terhadap transisi energi nasional menuju Net Zero Emission (NZE) 2060.
Pemanfaatan energi air sebagai sumber pembangkit rendah emisi diharapkan mampu berkontribusi langsung dalam menurunkan emisi karbon sektor ketenagalistrikan. Selain itu, pembangkit ini juga mengoptimalkan potensi sumber daya alam lokal secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Acara penandatanganan COD dihadiri General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir, Senior Manager Perencanaan Efi Ziarman, serta Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum Efron Lumban Gaol. Turut hadir jajaran Dewan Komisaris dan Direksi PT Aek Simonggo Energy, yakni Hendry Wigin (Komisaris), Nelson Sihotang (Presiden Direktur), James William Gillard, Betesda Situmorang, dan Anthony Rohan.
Selain itu, jajaran pemegang saham dan direksi PT Pembangunan Lestari Indah Tbk juga hadir, di antaranya Jaegopal Hutapea, Nicholas Spassky Hutapea, Animan Hutapea, Tambak Onggo, serta Linda Sari.
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menegaskan bahwa beroperasinya PLTM Sei Wampu 1 merupakan langkah strategis dalam mempercepat agenda transisi energi sekaligus menjaga keandalan sistem kelistrikan di daerah.
“PLTM Sei Wampu 1 menjadi bukti komitmen PLN dalam memperluas pemanfaatan energi bersih yang bersumber dari potensi lokal. Ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan kami dalam menurunkan emisi karbon sektor ketenagalistrikan, meningkatkan bauran EBT, serta mendukung target Net Zero Emission 2060,” ujar Mundhakir.
Ia menambahkan, pengembangan pembangkit EBT seperti PLTM memiliki peran penting dalam membangun sistem kelistrikan yang lebih tangguh, efisien, dan berwawasan lingkungan, sekaligus mendorong keberlanjutan ekonomi daerah.
“Kolaborasi dengan pengembang menjadi kunci untuk menciptakan ekosistem energi yang bersih, andal, dan inklusif bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Presiden Direktur PT Aek Simonggo Energy, Nelson Sihotang, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan PLTM Sei Wampu 1, khususnya PLN.
“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada PLN serta seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung dan mengawal proses pembangunan pembangkit ini hingga tuntas. Berkat sinergi dan kolaborasi yang baik, hari ini PLTM Sei Wampu 1 resmi menandatangani COD dan dapat beroperasi secara komersial,” kata Nelson.
Dengan ditandatanganinya COD PLTM Sei Wampu 1, PLN UID Sumatera Utara optimistis kontribusi energi baru terbarukan dalam sistem kelistrikan regional akan terus meningkat, sejalan dengan kebijakan energi nasional serta komitmen Indonesia menuju masa depan energi yang lebih hijau dan berkelanjutan.(*)




Komentar