Isra Mikraj : Perkuat Spiritualitas dan Tebar Kebaikan Menuju Gerbang Ramadan 1447 H
RUBIS.ID, MADINA – Umat Muslim di berbagai penjuru Tanah Air memperingati peristiwa agung Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, Minggu (08/02/2026). Momentum spiritual ini menjadi pengingat penting bagi umat Islam untuk mempersiapkan diri secara lahir dan batin menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah yang tinggal menghitung hari.
Isra Mikraj bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan peristiwa penuh makna yang membawa pesan utama tentang kewajiban shalat serta keteguhan iman. Di tengah dinamika kehidupan modern, nilai kedisiplinan dalam beribadah serta keseimbangan hubungan manusia dengan Allah SWT (Hablum Minallah) dan hubungan antar sesama manusia (Hablum Minannas) dinilai semakin relevan untuk diterapkan.
Hal tersebut disampaikan H. Arjun Nasution dalam peringatan Isra Mikraj yang digelar di kediaman Nur Armas Jaya, samping Pondok Paranginan II, Panyabungan, lintas timur Mandailing Natal, Minggu (08/02/2026) pukul 14.00 WIB.
“Isra Mikraj adalah pengingat bagi kita semua untuk melakukan ‘perjalanan’ ke dalam diri, memperbaiki kualitas ibadah sebelum memasuki madrasah Ramadan,” ujar H. Arjun Nasution dalam tausiyahnya.
Kegiatan yang diinisiasi oleh panitia Nur Armas Jaya tersebut turut menghadirkan penceramah Ustaz Habibi Ritonga dari Padang Bolak. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya tazkiyatun nafs atau pembersihan diri sebagai bekal utama menyambut Ramadan.
Acara ini juga dihadiri dua anggota DPRD Mandailing Natal yang masih aktif, yakni Zainal Simbolon dan Hatta Usman Rangkuti, tokoh masyarakat setempat, kaum ibu, serta sejumlah undangan lainnya.
Menyambut Ramadan dengan Hati Bersih
Sejalan dengan semangat Isra Mikraj, masyarakat mulai menggiatkan berbagai persiapan menyambut Ramadan. Beberapa fokus utama yang dilakukan antara lain mempererat silaturahmi, saling memaafkan, serta meningkatkan kualitas ibadah melalui kajian-kajian keislaman.
Selain itu, edukasi terkait fiqih puasa dan manajemen kesehatan selama Ramadan juga mulai digelar guna memberikan pemahaman yang komprehensif kepada masyarakat.
Di sisi lain, pengurus masjid dan mushalla di berbagai wilayah Mandailing Natal telah melakukan pembersihan area ibadah, perbaikan fasilitas sanitasi, serta penyusunan jadwal imam dan muazin. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan dan kekhusyukan jamaah dalam menjalankan ibadah Tarawih, tadarus Al-Qur’an, hingga iktikaf selama bulan suci.
Melalui peringatan Isra Mikraj ini, diharapkan umat Islam semakin siap memasuki Ramadan dengan hati yang bersih, niat yang lurus, serta semangat untuk meningkatkan ketakwaan dan kepedulian sosial.(*)




Komentar