Kejati Sumut dan IAD Gelar Pasar Murah Ramadan, Bantu Stabilkan Harga Pangan

Ket: Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Harli Siregar (kanan), didampingi Wakajati Abdullah Noer Denny (kiri), meninjau pelaksanaan pasar murah Ramadan 1447 H yang digelar Kejati Sumut bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sumatera Utara di Adhyaksa Hall, Kejati Sumut, Medan, Jumat (6/3/2026).(Dok.Kejatisu)

RUBIS.ID, MEDAN — Dalam upaya membantu pemenuhan kebutuhan bahan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sumatera Utara menggelar pasar murah Ramadan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Adhyaksa Hall Lantai I Kejati Sumatera Utara, Jalan Jenderal Besar AH Nasution, Medan, Jumat (6/3/2026). Pasar murah ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar.

Adapun bahan pangan yang dijual dalam kegiatan tersebut antara lain beras kemasan 5 kilogram, telur, gula pasir, hingga minyak goreng. Program ini disambut antusias oleh warga Adhyaksa maupun masyarakat yang hadir untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Dr. Harli Siregar, SH., M.Hum, mengatakan bahwa bazar atau pasar murah Ramadan ini merupakan bentuk kepedulian Kejaksaan terhadap masyarakat, khususnya warga Adhyaksa di lingkungan Kejati Sumut.

Hal tersebut disampaikan Harli Siregar saat membuka kegiatan pasar murah didampingi Wakil Kepala Kejati Sumut Abdullah Noer Denny, para asisten, serta jajaran pengurus Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Wilayah Sumatera Utara.

Menurutnya, menjelang hari besar keagamaan biasanya terjadi peningkatan permintaan kebutuhan pokok yang kerap diikuti dengan kenaikan harga bahkan potensi kelangkaan barang di pasaran.

“Kegiatan ini merupakan upaya kami untuk membantu mengantisipasi melonjaknya permintaan pasar terhadap kebutuhan pokok. Kami berharap pasar murah ini dapat membantu masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga, dalam memenuhi kebutuhan dapur dengan harga yang lebih murah,” ujar Harli.

Ia menambahkan, bulan suci Ramadan juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.

“Selain membantu kebutuhan masyarakat, Ramadan adalah momen bagi kita semua untuk berbagi dan memberikan yang terbaik bagi orang-orang di sekitar kita,” pungkasnya.(*)

Komentar

Loading...