Bapenda Medan Terima Kunjungan Tim IT Kota Malang, Perkuat Transformasi Digital Pajak Daerah
RUBIS.ID, MEDAN — Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, M. Agha Novrian, menerima kunjungan kerja Tim Tenaga Ahli IT dari Kota Malang di Kantor Bapenda Medan, Selasa (28/4/2026). Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kota Medan dalam mendorong transformasi digital guna meningkatkan akurasi penerimaan pajak daerah.
Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari kegiatan studi tiru yang sebelumnya dilakukan Bapenda Kota Medan ke Bapenda Kota Malang. Dalam pertemuan ini, fokus utama pembahasan adalah penerapan sistem inovatif untuk memonitor transaksi pajak, khususnya pada sektor restoran dan hotel.
Dalam sambutannya, M. Agha Novrian menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi menjadi kunci dalam mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD), baik untuk tahun berjalan maupun ke depan.
“Kami berharap aplikasi ini dapat diimplementasikan dengan mudah di lapangan. Fokusnya adalah efisiensi monitoring yang menghasilkan laporan akurat sebagai bahan evaluasi kinerja dan capaian pajak, khususnya di sektor restoran dan perhotelan yang memiliki potensi besar di Kota Medan,” ujarnya.
Aplikasi yang diperkenalkan memiliki keunggulan dalam menyajikan data transaksi harian secara real-time yang dapat dipantau langsung oleh pemerintah daerah. Dengan sistem ini, diharapkan kebocoran pajak dapat diminimalisir sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak.
Selain pembahasan manajerial, kegiatan ini juga diisi dengan pemaparan teknis oleh tim ahli IT dari Kota Malang. Mereka mempresentasikan cara kerja sistem monitoring yang terintegrasi dengan mesin kasir (Point of Sale/POS) milik wajib pajak, sehingga data yang diterima Bapenda bersifat valid dan objektif.
Melalui sinergi antar daerah ini, Bapenda Kota Medan menegaskan komitmennya untuk terus melakukan transformasi digital dalam tata kelola keuangan daerah. Upaya ini sejalan dengan program percepatan dan perluasan digitalisasi daerah (TP2DD) guna mendukung pembangunan Kota Medan yang lebih transparan, modern, dan berkelanjutan.(*)
Sumber : Bapenda Medan




Komentar