1. Beranda
  2. BUMN
  3. Ekonomi
  4. Nasional
  5. News

PGN Perkuat Ketahanan Energi Nasional Lewat Kesepakatan Strategis di IPA Convex 2026

Oleh ,

RUBIS.ID, JAKARTA – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas PT Pertamina (Persero) terus memperkuat ketahanan dan keberlanjutan pasokan energi nasional melalui serangkaian kesepakatan strategis pasokan gas bumi dan Liquefied Natural Gas (LNG) domestik pada ajang Indonesian Petroleum Association Convention & Exhibition (IPA Convex 2026) yang digelar di Jakarta, Rabu (20/5).

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang PGN dalam menjaga keandalan penyaluran gas bumi, meningkatkan fleksibilitas distribusi kepada pelanggan, serta mendukung pertumbuhan kebutuhan energi nasional di tengah dinamika industri energi global yang terus berkembang.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menegaskan bahwa integrasi pasokan gas pipa dan LNG domestik merupakan kunci utama dalam menjaga keandalan energi bagi pelanggan di berbagai sektor.

“PGN terus memperkuat pengelolaan pasokan gas bumi secara terintegrasi melalui kombinasi gas pipa dan LNG yang bersumber dari dalam negeri. Strategi ini penting untuk menjaga keberlanjutan penyaluran energi sekaligus meningkatkan fleksibilitas pemenuhan kebutuhan pelanggan di berbagai wilayah,” ujar Fajriyah.

Pada IPA Convex 2026, PGN menandatangani sejumlah kesepakatan strategis pasokan gas bumi yang mencakup optimalisasi produksi domestik hingga penguatan pasokan LNG jangka panjang.

Untuk penguatan pasokan gas pipa domestik, PGN melakukan beberapa kerja sama strategis, antara lain perpanjangan dan penyesuaian kontrak pasokan gas dari Wilayah Kerja (WK) Corridor untuk kebutuhan Bahan Bakar Gas (BBG) dan jaringan gas rumah tangga (Jargas), perpanjangan kontrak dengan Husky-CNOOC Madura Limited (HCML), serta kesepakatan key terms dengan Medco E&P Sakakemang untuk pasokan gas dari WK Sakakemang.

Sementara itu, untuk memperkuat fleksibilitas penyaluran energi berbasis LNG, PGN bersama Pertamina dan mitra strategis juga menandatangani sejumlah Head of Agreement (HoA), meliputi LNG South Hub, LNG North Hub, serta pembelian LNG dari proyek Abadi Masela sebagai bagian dari pengamanan pasokan jangka panjang.

Menurut Fajriyah, kombinasi pasokan gas dari jaringan pipa dan LNG dari berbagai sumber tersebut akan memperkuat kemampuan PGN dalam menyalurkan energi ke berbagai pusat pertumbuhan ekonomi, baik di wilayah eksisting maupun wilayah pengembangan baru.

“Kerja sama ini semakin menegaskan peran PGN sebagai integrator infrastruktur dan pasokan gas bumi nasional. Melalui pengelolaan pasokan yang terintegrasi, PGN bersama Pertamina Group berkomitmen menjaga keandalan energi nasional sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan transisi menuju energi rendah emisi,” pungkasnya.(*)

Baca Juga