Hadapi Gempuran Ritel Modern, APPSI Sumut Konsolidasi Pedagang Pasar di Lima Wilayah

RUBIS.ID, MEDAN – Pengurus Wilayah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Sumatera Utara terus memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke daerah. Melalui Koordinator Daerah (Korda) II, APPSI Sumut menggelar roadshow ke lima kabupaten dan kota guna mempererat silaturahmi, menyerap aspirasi pedagang, serta memperkuat kepengurusan di tingkat daerah.

Kegiatan yang berlangsung dalam dua gelombang tersebut digelar pada 2 Juni dan 9 Juni 2026. Tim Korda II APPSI Sumut mengunjungi Kabupaten Batubara, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Deli Serdang, Kota Tebing Tinggi, dan Kota Medan.

Ketua DPW APPSI Sumut, H. Ihwan Ritonga, S.E., M.M., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan organisasi semakin solid dan mampu memberikan manfaat nyata bagi para pedagang pasar tradisional.

“Kami ingin memastikan kepengurusan DPD APPSI di daerah benar-benar siap bekerja dan hadir memberikan solusi bagi para pedagang pasar. APPSI harus menjadi rumah besar yang mampu memperjuangkan kepentingan pedagang secara berkelanjutan,” ujar Ihwan Ritonga.

Roadshow dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPW APPSI Sumut Korda II, Suwarno, S.E., M.M., didampingi Ketua Harian Budi Hartoyo Damanik bersama Hari Novina, Zulfan, S.M., Rizal Lubis, Reska Gusti Sandi, dan Andrean F. Situmorang.

Dalam setiap kunjungan, rombongan disambut hangat oleh para Ketua DPD APPSI setempat, yakni H. Rohadi di Batubara, Darsil bin Abdul Muis di Serdang Bedagai, Painan Purba di Deli Serdang, Rizki di Tebing Tinggi, dan M. Siddiq di Kota Medan.

Menurut Suwarno, keberadaan pasar tradisional saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, terutama akibat pesatnya pertumbuhan ritel modern dan platform perdagangan digital.

“APPSI hadir sebagai wadah perjuangan sekaligus penyambung aspirasi pedagang kecil. Melalui konsolidasi ini, kami ingin memperkuat daya saing pedagang pasar tradisional agar mampu bertahan dan berkembang di tengah perubahan pola perdagangan yang semakin modern,” katanya.

Selain memperkuat struktur organisasi, APPSI Sumut juga mendorong pengurus daerah untuk memberikan pelatihan digital kepada para pedagang agar mampu memanfaatkan teknologi dan menjangkau pasar yang lebih luas melalui platform daring.

Tak hanya itu, organisasi tersebut juga berkomitmen memberikan pendampingan dan edukasi hukum bagi pedagang pasar tradisional guna menciptakan rasa aman dalam menjalankan usaha.

“Pedagang pasar tradisional harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Karena itu, kami mendorong pelatihan digitalisasi usaha dan memberikan akses edukasi hukum secara gratis agar para pedagang semakin kuat dan mandiri,” jelas Suwarno.

Ia menambahkan, kegiatan roadshow sekaligus menjadi momentum menyatukan visi seluruh pengurus APPSI di Sumatera Utara dalam mendukung program ekonomi kerakyatan yang dicanangkan pemerintah.

Dengan semangat kebersamaan dan solidaritas yang terus dibangun, APPSI Sumut optimistis pasar tradisional tetap menjadi pilar utama perekonomian rakyat serta mampu meningkatkan kesejahteraan para pedagang di seluruh daerah.(*)

Komentar

Loading...