1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. News

Wali Kota Medan Rico Waas Soroti Darurat Judi Online, Transaksi di Medan Capai Rp800 Miliar

Oleh ,

Ket foto: “Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima cenderamata buku bertajuk Orde Digital saat audiensi bersama Kepala OJK Sumut Khoirul Muttaqin di Balai Kota Medan, Jumat (22/5/2026).(Dok.Pemko Medan/ ist)

RUBIS.ID, MEDAN – Maraknya praktik judi online di Kota Medan memicu kekhawatiran serius Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Aktivitas ilegal tersebut dinilai tidak hanya menggerus perekonomian masyarakat, tetapi juga merusak mental dan stabilitas sosial warga.

Kondisi itu mendorong perlunya penguatan kolaborasi lintas lembaga guna memperketat pengawasan digital sekaligus memprioritaskan perlindungan masyarakat dari dampak kejahatan finansial berbasis daring.

Hal tersebut dibahas saat Rico Waas menerima audiensi Kepala OJK Sumatera Utara Khoirul Muttaqin di Balai Kota Medan, Jumat (22/5/2026). Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman dan Plt Kepala BKAD Kota Medan Suluh Aulia Harahap.

Dalam audiensi itu, pembahasan difokuskan pada penguatan literasi keuangan masyarakat serta langkah pencegahan terhadap maraknya kejahatan finansial digital, termasuk judi online.
Rico Waas menegaskan bahwa judi online bukan sekadar permainan untung dan rugi, melainkan bentuk penipuan sistemik yang merugikan masyarakat luas.

“Bukan lagi soal menang atau kalah, karena sistemnya bisa diatur. Ini jelas scam yang sangat merugikan masyarakat,” tegas Rico Waas.

Menurutnya, dampak judi online tidak hanya menghancurkan kondisi ekonomi individu, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas sosial di tengah masyarakat. Karena itu, diperlukan langkah serius dan pengawasan ketat untuk memutus rantai praktik ilegal tersebut.

Selain itu, Rico Waas juga mengapresiasi pembangunan gedung baru OJK di Kota Medan. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu memperluas edukasi publik mengenai produk keuangan yang sehat, legal, dan aman bagi masyarakat.

Ia juga berharap OJK terus memberikan masukan strategis terkait instrumen pasar modal guna mendukung penguatan ekonomi daerah dalam jangka panjang.

Sementara itu, Kepala OJK Sumut Khoirul Muttaqin mengungkapkan bahwa transaksi judi online di Sumatera Utara telah menembus angka Rp1,7 triliun. Dari jumlah tersebut, Kota Medan menjadi wilayah dengan angka transaksi tertinggi, yakni mencapai Rp800 miliar.

Menyikapi kondisi itu, OJK Sumut telah bergerak cepat dengan memberikan edukasi kepada 500 ASN di lingkungan Pemko Medan terkait bahaya judi online dan pentingnya literasi keuangan digital.

Pengawasan yang ketat serta edukasi berkelanjutan dinilai menjadi langkah mutlak untuk memutus aliran dana ilegal sekaligus melindungi masyarakat dari jebakan praktik judi online.(*)

Baca Juga