Plh Wali Kota Tanjungbalai Pimpin Patroli Gabungan Cegah Narkoba dan Geng Motor Menulis
RUBIS.ID, TANJUNGBALAI – Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, memimpin apel Patroli Gabungan Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba di pintu masuk darat dan laut serta penanggulangan kenakalan remaja (geng motor) di Kota Tanjungbalai. Apel berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Sabtu (6/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kasatpol PP Provinsi Sumatera Utara Moettaqien Hasrimi, perwakilan Kodim 0208/Asahan, perwakilan Polres Tanjungbalai, Badan Narkotika Nasional (BNN), Kejaksaan Negeri Tanjungbalai, serta personel TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan sejumlah instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungbalai.
Dalam sambutannya, Muhammad Fadly Abdina menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam patroli gabungan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta masa depan generasi muda Kota Tanjungbalai.
“Atas nama Pemerintah Kota Tanjungbalai dan mewakili Bapak Wali Kota Tanjungbalai, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat. Kehadiran kita hari ini adalah bentuk komitmen bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan masa depan generasi muda Kota Tanjungbalai,” ujarnya.
Fadly juga menyampaikan terima kasih kepada Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sumatera Utara atas dukungan dan sinergi yang diberikan dalam pelaksanaan patroli gabungan tersebut.
Menurutnya, permasalahan narkoba dan kenakalan remaja saat ini merupakan ancaman serius yang tidak bisa dianggap remeh. Narkoba tidak hanya merusak kesehatan individu, tetapi juga menghancurkan masa depan keluarga, menurunkan produktivitas masyarakat, serta mengancam ketahanan bangsa.
Sebagai kota yang memiliki akses transportasi darat dan laut yang strategis, Tanjungbalai dinilai harus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai upaya penyelundupan dan peredaran gelap narkotika yang berpotensi masuk melalui pelabuhan, jalur laut, maupun jalur darat.
“Seluruh petugas yang melaksanakan patroli agar meningkatkan pengawasan secara maksimal pada titik-titik yang dianggap rawan. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, humanis, serta tetap mengedepankan prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Selain ancaman narkoba, Fadly menyoroti fenomena kenakalan remaja yang belakangan semakin mengkhawatirkan, termasuk aktivitas geng motor yang sering menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Ia menegaskan bahwa patroli gabungan ini tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga mengedepankan langkah-langkah pencegahan dan pembinaan. Pemerintah bersama aparat penegak hukum diharapkan mampu menghadirkan rasa aman sekaligus memberikan edukasi kepada generasi muda agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang salah.
Dalam arahannya kepada personel gabungan, Fadly meminta agar seluruh unsur meningkatkan koordinasi dan sinergi antarinstansi, mengutamakan langkah preventif dan edukatif tanpa mengabaikan penegakan hukum, memperketat pengawasan di jalur-jalur masuk yang berpotensi menjadi pintu peredaran narkoba, serta melakukan patroli intensif di lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya geng motor.
“Jaga keselamatan diri dan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis kepada masyarakat,” pesannya.
Usai apel, tim gabungan langsung bergerak melakukan patroli di sejumlah lokasi yang menjadi jalur masuk pelabuhan tikus, jalur perlintasan peredaran narkoba, serta titik-titik rawan yang sering dijadikan lokasi berkumpulnya geng motor dan remaja yang melakukan aksi kenakalan, baik di darat maupun di wilayah perairan.
Melalui patroli gabungan tersebut, Pemerintah Kota Tanjungbalai berharap ruang gerak para pelaku peredaran gelap narkoba dan kelompok geng motor dapat dipersempit sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.
“Kita ingin menunjukkan bahwa Kota Tanjungbalai adalah kota yang aman, tertib, bersih dari narkoba, serta ramah bagi tumbuh kembang generasi muda yang berakhlak, berprestasi, dan produktif,” tutup Fadly.(*)




Komentar