Ketua ID42NER Chapter Sumut, Zulnas Ajak Umat Jadikan Al-Qur’an Sebagai Cahaya Hidup pada Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H

RUBIS.ID, MEDAN – Peringatan malam Nuzulul Qur’an yang jatuh pada 17 Ramadan 1447 Hijriah menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk kembali memperkuat hubungan dengan Al-Qur’an. Dalam suasana penuh berkah bulan suci Ramadan, Ketua ID42NER Chapter Sumatera Utara, Zulham Nasution, SE, mengajak masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sehari-hari.

Melalui pesan religius yang disampaikan dalam momentum tersebut, Zulham menegaskan bahwa membaca Al-Qur’an bukan sekadar ibadah, tetapi juga sumber ketenangan dan petunjuk bagi kehidupan manusia.

“Manfaat membaca Al-Qur’an seperti air yang mengalir dalam hati, memberi cahaya kepada jiwa dan menghadirkan ketenangan di dalam hati,” ungkap Zulham dalam pesannya memperingati Nuzulul Qur’an, Minggu (8/3/2026).

Ia mengatakan, peringatan Nuzulul Qur’an merupakan pengingat bagi umat Islam tentang turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk bagi seluruh umat manusia. Karena itu, bulan Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak membaca, memahami, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan.

Menurutnya, Al-Qur’an bukan hanya kitab suci yang dibaca, tetapi juga pedoman yang harus dihayati dan diamalkan dalam berbagai aspek kehidupan, baik dalam keluarga, masyarakat maupun dalam aktivitas sosial.

Zulham juga mengajak generasi muda untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an agar memiliki pondasi spiritual yang kuat di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks.

“Ramadan adalah bulan Al-Qur’an. Mari kita jadikan momentum Nuzulul Qur’an ini untuk semakin mencintai, membaca, memahami, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Peringatan Nuzulul Qur’an setiap tanggal 17 Ramadan menjadi tradisi yang sarat makna bagi umat Islam di seluruh dunia. Selain sebagai momen refleksi spiritual, peringatan ini juga menjadi pengingat akan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber petunjuk, cahaya, serta penuntun menuju kehidupan yang lebih baik.

Dengan semangat Ramadan, diharapkan nilai-nilai Al-Qur’an dapat terus hidup dalam hati umat Islam dan menjadi inspirasi dalam membangun kehidupan yang penuh kedamaian, kebijaksanaan, dan keberkahan.(Erik Lubis)

Komentar

Loading...