Ketua PD AMPG Sumut, Dedi Dermawan Milaya Ingin Majukan Deli Serdang Melalui Potensi yang Ada
RUBIS.ID, MEDAN - Sebagai seorang tokoh pemuda, Dedi Dermawan Milaya merasa cukup tertantang dan termotivasi untuk membangun potensi pada generasi milenial atau Gen Z di daerah pedesaan.
Untuk itu, Ketua PD AMPG (Pimpinan Daerah Angkatan Mudan Partai Golkar) ini bertekad maju menjadi calon legislatif di DPRD Sumut untuk Dapil Sumut 3, yakni Kabupaten Dlei Sedang.
"Saya bergerak dari jaman sekolah dulu (SMA) sudah berorganisasi, dari organisasi inilah saya sering turun ke pedesaan khususnya di Kabupaten Deli Serdang yang ternyata generasi muda disana cukup banyak potensi. Berangkat dari sini lah kita memajukan Deli Serdang melalui potensi yang ada," kata Dedi pada Podcast siaran langsung di Kantor Media Online Rubis.id Jalan Tj. Bunga 2, Sudirejo II, Kecamatan Medan Kota, Sumatera Utara, Rabu (6/12/2023).
Dia menjelaskan, selain potensi yang banyak pada generasi muda di daerah pedesaan, juga didukung dengan potensi alam yang ada. Dia menjabarkan bahwa potensi alam (Pariwisata) cukup bernilai jika dikembangkan. Begitu pula dengan pelaku UMKM yang ada jika terus dibina dan dilakukan pendampingan. Terlebih dari sektor pertanian dengan menjadikan petani milenial, serta memajukan duni pendidikan bagi generasi muda untuk terus terjaga.
"Tentunya semua itu diperlukan sinergi antara masyarakat, pemerintah dan stakeholder. Disinilah motivasi saya membangunnya mulai dari generasi muda dan potensi alam yang tersedia," jelas Dedi yang dalam kunjungannya disambut hangat Pemimpin Umum Media Online Rubis.id Erri Manto Damanik, SE dan para karyawannya.
Berdasarkan motivasi itu, Dedi berangkat maju menjadi Caleg DPRD Sumut untuk daerah Kabupaten Deli Serdang. Dirinya berharap bisa menjadi salah satu menduduki "kursi terbaik" seperti tema yang diangkat Dini Zaki untuk acara tersebut.
"Manfaat kita setelah duduk di legeslatif adalah memberikan potensi kita dalam membangun potensi badan di sana, khususnya bagi generasi muda," harapnya.
Sebab, beber Dedi, kehadiran kaum intelektual maupun para tokoh yang ada, diyakini dapat membawa kaula muda atau Gen Z menjadi arah lebih baik dan maju. Paslanya, di massa sekarang ini, generasi muda sangatlah gampang mengikuti arus negatif yang membuatnya memburuknya masa depan.
"Kita sangat menyangkan kebanyakan moral dan etika generasi muda yang kian melemah pada masaa sekarang ini. Kondisi itu yang harus kita ubah dengan merubah Mindset mereka ke arah positif dan lebih bagi. Kita akan merangkul mereka dan menggalibpotrnsibpada mereka agar membawa ke arah masa depan lebih baik," beber Dedi.
Apalagi, ungkap Caleg Muda ini, di era digitalisasi industri 4.0 ini banyak perusahan-perusahan yang efisiensikan ke karyawannya. Tentunya hal itu mendorong generasi muda untuk lebih kreatif dan bisa menciptakan wirausaha muda dengan kemandirian yang memiliki motivasi.
"Dari pendampingan, bimbingan dan perhatian itu, generasi muda kita akan membawa kita ke generasi emasi di tahun 2025. Sebab mereka punya potensi yang menghasilkan karya-karyanya yang bernilai ekonomi," jelasnya.
Dedi menambahkan bahwa generasi muda harus mengikuti prubahan zaman, yakni kemajuan revolusi industri. Dengan itu, generasi muda tidak ketinggalan.
"Di zaman digitalisasi ini mereka harus bangkit. Sehingga mampu memperkenalkan produk-produk pelaku usaha yang ada, pariwisata dan sebagainya hingga masuk pasar modern dan luar negeri. Insya Allah jika saya duduk nanti, saya akan mensupport anak-anak muda ini," pungkasnya. (Arie)

Komentar