Tidak Sesuai Juknis!!! Diduga Terjadinya Praktek Nepotisme Rekrutmen PKD di Kecamatan Sei Kepayang Barat

RUBIS.ID, ASAHAN - Pelaksanaan Pilkada serentak Tahun 2024 akan berlangsung. Untuk mendukung pelaksanaan Pengawasan Pilkada ini yang jujur, adil, langsung, umum, bebas dan rahasia tentunya harus disokong dengan pelaksana yang bertanggung jawab, bebas dari tekanan/intimidasi, berintegritas, kompeten serta profesional. Rabu, (29/05/2024)

Namun, disayangkan dalam proses rekrutmen Panwaslu Kelurahan/Desa (PKD) pada Pemilihan Tahun 2024 di Panwascam Kecamatan Sei kepayang Barat Kabupaten Asahan diduga dicederai dengan akan adanya praktik nepotisme,

Hal ini ditandai dengan adanya beberapa peserta seleksi Panwaslu Kelurahan/Desa yang memiliki hubungan kekerabatan dengan anggota Panwascam. Bahkan ada yang hubungannya sangat dekat seperti kakak dengan adik.

Tentunya, dalam penentuan kelulusan Panwas Kelurahan/Desa menjadi tidak profesional. Peserta yang memiliki hubungan kekerabatan dengan Anggota Panwascam memiliki “jalan pintas” dan mengurangi peluang peserta yang notabene tidak memiliki “fasilitas” tersebut.

Peserta seleksi Panwas Kelurahan/Desa di salah satu desa di Kecamatan Sei Kepayang Barat yang menghubungi media ini dan tidak mau disebutkan namanya, menyatakan proses perekrutan Panwaslu Kelurahan/Desa hanya “formalitas” saja, yang terpilih sudah ada orangnya.

Berdasarkan data yang diperoleh media dari salah satu peserta tersebut, Pelaksanaan wawancara terdapat ketidak sesuaian dengan petunjuk teknis yang mana "dalam juknis pelaksanaan tes wawancara wajib didukung dengan Recording visual/atau audiovisual namun saya melihat tidak ada" katanya.

Maka dengan ini akan diduga terjadinya praktik nepotisme dalam rekrutmen PKD oleh Panwascam kecamatan Sei Kepayang Barat.

Maka dengan ini meminta kepada Bawaslu Kabupaten Asahan dapat mengambil tindakan tegas untuk mencegah hal ini terjadi. Sehingga perekrutan Panwaslu Kelurahan/Desa menghasilkan pengawas Pemilu yang bertanggung jawab dan berintegritas," Tutupnya.(Tim/red)

Komentar

Loading...