Penumpang Wanita Alami Pelecehan Verbal oleh Driver inDrive di Medan, Tunjukkan Foto Tak Senonoh di Tengah Jalan
RUBIS.ID, MEDAN – Seorang wanita di Medan membagikan pengalaman mencekam saat menggunakan jasa ojek online (ojol) melalui aplikasi inDrive. Dalam unggahan yang viral di media sosial, korban mengaku mendapatkan perlakuan tidak pantas dari sang pengemudi yang membuatnya merasa terancam sepanjang perjalanan.
Insiden ini terjadi pada Jumat (5/9/2025) sekitar pukul 09.00 WIB. Korban, yang diketahui berprofesi sebagai Make Up Artist (MUA) dan penata rambut, menceritakan bahwa pengemudi sempat menghentikan kendaraan hingga tiga kali dengan alasan yang tidak jelas.
“Padahal sudah ramai, bisa-bisanya diberhentiin 3x. Kirain ngapain, rupanya nunjukin foto ojol ini sama cewe lagi bugil,” tulis korban di unggahan media sosialnya.
Situasi semakin tidak nyaman ketika pengemudi melontarkan kalimat bernada menggoda yang membuat korban panik.
“Sepi di sini nih kak,” ucap pelaku, disertai ekspresi mencurigakan.
Korban yang duduk di bagian belakang sambil membawa koper di depan motor mengaku ketakutan dan hanya bisa berharap cepat sampai tujuan. Dalam unggahan lanjutan, ia membagikan tangkapan layar profil pengemudi di aplikasi inDrive, yang terdaftar atas nama Noferius, menggunakan sepeda motor Honda berpelat BK 5532 AMV.
Korban pun menandai akun resmi @indrive.id dan mendesak agar akun pengemudi tersebut segera diblokir.
“@indrive.id @indrive min tolong banned ojol mesummm ini,” tulisnya.
Meski berhasil tiba dengan selamat, korban mengimbau para pengguna ojol, khususnya perempuan, agar lebih berhati-hati saat bepergian, terutama ketika bekerja hingga malam hari.
“Alhamdulillah aku gapapa, makasih yang sudah care nanyain. Disuruh viralin juga biar nggak ada korban. Harus hati-hati yaaa yang naik ojol kemanapun, apalagi kita kerja sering di atas jam 5. Kalau bisa diantar bareng orang rumah,” tambahnya.
Netizen Desak Tindakan Tegas
Unggahan tersebut langsung menyedot perhatian warganet. Banyak yang menyatakan keprihatinan dan mendorong korban untuk segera melapor ke pihak kepolisian agar pelaku mendapat sanksi hukum yang tegas.
Di sisi lain, publik juga menanti pernyataan resmi dari pihak inDrive Indonesia mengenai tindakan yang akan diambil terhadap pengemudi tersebut.
Hingga berita ini ditulis, belum ada klarifikasi atau tanggapan resmi dari manajemen inDrive terkait laporan tersebut.(*)




Komentar