BI Dampingi Pemulihan Ekonomi Sibolga–Tapteng Usai Banjir dan Longsor

Gedung Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara di Medan, yang menjadi pusat koordinasi upaya pemulihan layanan pembayaran bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Sibolga dan Tapanuli Tengah.

RUBIS.ID, SIBOLGA – Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah telah mengguncang roda kehidupan masyarakat. Menyikapi kondisi tersebut, Bank Indonesia (BI) menyatakan empati dan kepeduliannya, sekaligus memastikan bahwa layanan sistem pembayaran tetap diupayakan agar tidak berhenti di tengah kesulitan warga.

BI mengungkapkan bahwa pemulihan layanan transaksi menjadi prioritas utama. Kantor Perwakilan BI Sibolga mendapatkan penguatan operasional dari Kantor Perwakilan BI Sumatera Utara di Medan serta dari Kantor Pusat BI di Jakarta. Upaya ini dilakukan agar distribusi uang Rupiah dan sistem pembayaran—baik tunai maupun nontunai—tetap berjalan bagi masyarakat yang terdampak.

“Koordinasi kami perkuat bersama perbankan dan pihak terkait untuk menjaga ketersediaan layanan pembayaran di daerah bencana,” terang BI melalui pernyataan tertulis.

BI juga menekankan bahwa ketika akses jalan dan jaringan telekomunikasi kembali stabil, masyarakat diharapkan dapat melanjutkan transaksi keuangan secara normal, termasuk layanan digital, agar ekonomi Sibolga dan sekitarnya tetap bergerak.

Langkah cepat tersebut menjadi bagian dari dukungan BI terhadap pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan yang tengah berjuang bangkit dari bencana. (Harry) 

Komentar

Loading...