Harga Cabai Merah Turun Tajam di Akhir Pekan, Distribusi Pulih Pasca Bencana
RUBIS.ID, MEDAN - Harga cabai merah di pasar tradisional Sumatera Utara mulai menunjukkan penurunan signifikan pada akhir pekan ini. Berdasarkan pengamatan langsung di sejumlah pasar, cabai merah kini diperdagangkan di kisaran Rp40.000 per kilogram, turun sekitar 43 persen dibanding harga pada Jumat (5/12) yang sempat menyentuh Rp70.000 per kilogram.
Penurunan harga terjadi seiring mulai pulihnya distribusi cabai dari dan ke luar wilayah Sumut pascabencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumut, dan Sumbar pada akhir November lalu.
“Selain faktor distribusi yang kembali berjalan normal, penurunan harga juga dipengaruhi permintaan yang cenderung melemah pada akhir pekan,” ujar Ekonom dan Ketua Bahan Pangan Sumut, Gunawan Benjamin, kepada wartawan, Minggu (7/12).
Tidak hanya cabai merah, cabai rawit juga mengalami penurunan harga di kisaran Rp65.000 hingga Rp70.000 per kilogram, setelah sehari sebelumnya berada di level Rp75.000 per kilogram. Gunawan memperkirakan potensi penurunan cabai rawit masih cukup besar.
“Jika sumber cabai rawit dari Takengon dapat dipanen dan kembali terdistribusi normal, harganya berpotensi turun lebih dari 50 persen dari posisi sekarang,” jelasnya.
Sementara itu, cabai hijau tercatat stabil di kisaran Rp35.000 hingga Rp40.000 per kilogram. Komoditas lain seperti bawang merah juga menunjukkan penurunan, kini di harga Rp40.000 per kilogram setelah sebelumnya berada di level Rp45.000 per kilogram pada perdagangan Jumat.
Gunawan menilai tren harga saat ini menunjukkan adanya perbaikan distribusi sejumlah bahan pangan. “Bawang merah sebagian besar dipasok dari luar Sumut, termasuk Sumatera Barat. Perbaikan distribusi menjadi faktor penting dalam menekan harga,” katanya.
Meski beberapa harga mulai turun, ia mengingatkan bahwa Desember masih menjadi bulan dengan potensi inflasi tinggi. Volatilitas harga pangan hortikultura diperkirakan masih terjadi hingga akhir tahun seiring proses pemulihan pascabencana.(*)

Komentar