Libur Wafat Yesus Kristus, Tiket KA Siantar Ekspres dan Putri Deli Laris Manis

RUBIS.ID, MEDAN — Momentum libur panjang memperingati Wafat Yesus Kristus dimanfaatkan masyarakat Sumatera Utara untuk bepergian, baik berwisata maupun pulang ke kampung halaman. Hal ini terlihat dari lonjakan signifikan jumlah penumpang kereta api yang dicatat oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara.

Dua layanan andalan, KA Siantar Ekspres dan KA Putri Deli, menjadi pilihan utama masyarakat. Tingkat okupansi kedua kereta tersebut bahkan melampaui kapasitas tempat duduk yang tersedia.

Hingga Jumat (3/4), tiket KA Putri Deli tercatat terjual sebanyak 3.668 lembar atau mencapai 115 persen dari kapasitas 3.180 kursi. Sementara KA Siantar Ekspres mencatat penjualan 1.578 tiket, setara 124 persen dari kapasitas 1.272 tempat duduk.

Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan tingginya minat masyarakat tidak lepas dari dukungan skema Public Service Obligation (PSO) atau subsidi pemerintah.

“Dukungan layanan PSO membuat tarif perjalanan tetap terjangkau. Hal ini mendorong tingginya mobilitas masyarakat, baik untuk berwisata maupun mengunjungi keluarga di berbagai daerah seperti Tanjungbalai hingga Pematangsiantar,” ujarnya.

Secara keseluruhan, tren mobilisasi penumpang kereta api di wilayah Divre I Sumatera Utara juga menunjukkan peningkatan selama periode libur panjang ini. Khusus untuk keberangkatan Jumat (3/4), sebanyak 6.514 tiket telah dipesan pelanggan dan angka tersebut diperkirakan masih akan bertambah.

Dari total kapasitas sekitar 28 ribu tempat duduk yang disediakan selama tiga hari masa libur Paskah, hingga saat ini sebanyak 17.659 tiket telah terjual.

Menyikapi lonjakan penumpang tersebut, KAI Divre I Sumatera Utara memastikan seluruh operasional berjalan optimal. Fasilitas di dalam kereta maupun area stasiun dipastikan dalam kondisi baik guna memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pengguna jasa.

“Kami berkomitmen menjaga kelancaran operasional di tengah tingginya jumlah penumpang, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan ketepatan waktu demi memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi pelanggan,” tutup Anwar.(*)

Komentar

Loading...