Viral Jalan Rusak di Batang Natal, Danramil Pimpin Gotong Royong Demi Kelancaran Jemaah Haji
RUBIS.ID, MANDAILING NATAL – Aksi cepat ditunjukkan jajaran TNI di wilayah Kecamatan Batang Natal dan Linggabayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), menyusul viralnya kondisi jalan rusak parah di jalur strategis Jembatan Merah – Muarasoma – Simpang Gambir.
Komandan Koramil 16 Batang Natal, Kapten Inf Zamril, bersama anggotanya turun langsung memimpin gotong royong bersama warga untuk menimbun jalan berlubang dan amblas yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Warga setempat menyampaikan apresiasi atas kepedulian aparat TNI yang dinilai sigap merespons kondisi darurat tersebut, meskipun ruas jalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah provinsi.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Danramil dan anggota. Padahal jalan ini kewenangan provinsi, namun mereka yang lebih dulu peduli dan turun tangan,” ujar MP. Nasution, Jumat (24/4).
Antisipasi Arus Jemaah Haji
Kegiatan gotong royong dilakukan secara intensif selama tiga hari terakhir. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi menyambut kedatangan dan keberangkatan jemaah haji dari wilayah Pantai Barat yang dijadwalkan melintasi ruas tersebut pada Minggu (26/4/2026).
Sebelumnya, kondisi jalan di jalur tersebut sempat viral di media sosial karena dipenuhi lubang dan titik amblas yang membahayakan pengguna jalan. Kondisi itu menimbulkan kekhawatiran, khususnya bagi calon jemaah haji yang akan melintas.
“Melihat situasi yang mendesak dan menyangkut kenyamanan jemaah, Danramil langsung menggerakkan warga untuk menimbun jalan yang rusak menggunakan material sirtu,” tambah Nasution.
Dikonfirmasi terpisah, Kapten Zamril membenarkan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa aksi gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat.
“Benar, gotong royong bersama warga sudah berlangsung selama tiga hari ini untuk menambal jalan rusak dari arah Sopotinjak hingga Simpang Gambir,” ujarnya singkat.
Aksi kolaboratif antara TNI dan masyarakat ini diharapkan mampu memberikan kenyamanan sementara bagi pengguna jalan, sembari menunggu penanganan permanen dari pihak terkait.(RR)




Komentar