Dukung Smart Mobility, Konektivitas Kereta Api di Sumut Terus Terintegrasi
RUBIS.ID, MEDAN — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem transportasi publik terintegrasi pada peringatan Hari Transportasi Nasional 2026. Upaya ini difokuskan pada pengembangan konektivitas antarmoda guna mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, menyebutkan bahwa integrasi transportasi kini menjadi kebutuhan utama, baik untuk mobilitas perkotaan maupun antarwilayah. Salah satu implementasi nyata dapat dilihat di Stasiun Bandar Khalipah yang berperan sebagai simpul integrasi strategis.
“Stasiun Bandar Khalipah kini menghubungkan berbagai moda transportasi, mulai dari kereta api antarkota, KA Bandara Kualanamu, hingga layanan Bus Rapid Transit (BRT). Ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berpindah moda dalam satu titik,” ujar Anwar.
Kinerja integrasi tersebut tercermin dari peningkatan signifikan jumlah penumpang. Sepanjang 2025, Stasiun Bandar Khalipah mencatatkan 98.322 pelanggan berangkat, menjadi capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir. Tren pertumbuhan ini terus meningkat sejak 2021 dengan 21.145 pelanggan, naik menjadi 32.676 pada 2022, kemudian melonjak ke 69.850 pada 2023, serta 88.013 pada 2024.
Menurut Anwar, tingginya mobilitas penumpang turut berdampak pada pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah. “Transportasi umum yang terintegrasi memudahkan masyarakat berpindah dari satu daerah ke daerah lain, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi,” tambahnya.
Selain Bandar Khalipah, konsep konektivitas juga diterapkan di Stasiun Pematangsiantar. Stasiun ini terhubung dengan layanan angkutan lanjutan menuju destinasi wisata unggulan seperti Parapat hingga Samosir.
KAI Divre I Sumut memastikan hampir seluruh stasiun di lintas utama telah memiliki aksesibilitas yang baik, baik melalui transportasi umum konvensional maupun layanan transportasi daring.
Sejalan dengan tema Hari Transportasi Nasional 2026, yakni “Smart Mobility, Konektivitas Terintegrasi, dan Transportasi Ramah Lingkungan”, KAI juga terus mendorong penggunaan kereta api sebagai moda transportasi rendah emisi.
“Kereta api merupakan transportasi massal dengan daya angkut besar dan efisiensi energi tinggi, sehingga lebih ramah lingkungan. Kami mengajak masyarakat menjadikan kereta api sebagai pilihan utama untuk mobilitas yang lebih cerdas dan berkelanjutan di Sumatera Utara,” tutup Anwar.(*)

Komentar