Scoot Resmi Terbang dari Kualanamu ke Singapura Mulai 2026, Sumut Siap Sambut Lonjakan Wisman

RUBIS.ID, DELI SERDANG — Maskapai berbiaya rendah Scoot, anak perusahaan Singapore Airlines (SIA), akan resmi membuka penerbangan rute Kualanamu–Singapura pulang-pergi (vv) mulai Februari 2026. Layanan internasional ini akan beroperasi setiap hari menggunakan pesawat Airbus A320. Tiket penerbangan sudah dapat dipesan melalui situs resmi Scoot, aplikasi mobile, maupun online travel agent.

Kehadiran Scoot di Bandara Internasional Kualanamu dipandang sebagai angin segar bagi pariwisata Sumatera Utara. Dengan kekayaan alam seperti hutan tropis, air terjun, satwa liar, hingga keindahan Danau Toba yang masuk daftar UNESCO Global Geopark, rute baru ini diprediksi akan meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara.

Plt. Direktur Utama PT Angkasa Pura Aviasi, Yosrizal Syamsuri, menyambut positif pembukaan rute tersebut."Sebagai pintu gerbang udara Sumatera Utara, kami sangat antusias. Ini pertanda bagus bagi kebangkitan pariwisata dan peningkatan trafik internasional Kualanamu. Kami siap berkolaborasi dengan Scoot dan pemerintah untuk memaksimalkan tingkat keterisian pesawat dan memasarkan potensi wisata Sumut secara global," ujarnya.

Menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru 2025, Bandara Kualanamu juga meresmikan satu branded tenant baru di area boarding lounge domestik. Peningkatan fasilitas ini disebut sebagai komitmen pengelola bandara dalam menghadirkan layanan terbaik bagi penumpang.

Managing Director PT Angkasa Pura Aviasi, Ravishankar Saravu, mengatakan bahwa penambahan tenant merupakan langkah strategis untuk mengimbangi pertumbuhan trafik internasional. "Kami mendapati banyak penumpang medium–high yang terbang dan mendarat di KNO. Karena itu, kehadiran brand-brand F&B dan fashion terkemuka semakin dibutuhkan untuk memanjakan penumpang," jelasnya.

Rute Kualanamu–Singapura oleh Scoot diharapkan menjadi stimulus baru bagi mobilitas internasional dan membuka peluang lebih besar bagi sektor pariwisata, ekonomi kreatif, hingga perdagangan Sumatera Utara.(*)

Komentar

Loading...